Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-03 08:27:03【Tempat Makan】654 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(18)
Artikel Terkait
- Bupati Bekasi instruksikan percepatan penanganan banjir
- Komisi VIII: Perjuangkan fasilitas layak untuk jemaah haji Indonesia
- Pemerintah promosikan penerapan pola makan sehat untuk cegah penyakit
- New York Umumkan Keadaan Darurat Jelang Penangguhan Bantuan Pangan
- Lelang barang niaga eksklusif MotoGP Mandalika 2025 raup Rp63 juta
- Pengamat: Kemendagri pegang peran strategis sukseskan MBG
- Pendaftaran film santri di SANFFEST 2025 dimulai 10 November 2025
- Seluruh siswa Saptosari DIY sehat kembali usai keluhan hidangan MBG
- Sulsel proyeksikan surplus beras 2 juta ton di 2025
- Komisi VIII: Perjuangkan fasilitas layak untuk jemaah haji Indonesia
Resep Populer
Rekomendasi

Menteri PU tinjau pembangunan floodway atasi banjir di Medan

BGN: Penerima manfaat MBG berpotensi tembus 40 juta akhir Oktober

BGN latih 2.705 penjamah makanan di dua pulau besar di NTT

Mbappe raih sepatu emas, Perez singgung legenda Real Madrid

PBB terima laporan adanya kekerasan seksual di El Fasher, Sudan

Program MBG Lampung telah jangkau 86 persen penerima manfaat

Dompet Dhuafa salurkan bantuan untuk warga Palestina di Yordania

Gubernur Jateng minta Festival Mangga Pemalang jadi kegiatan tahunan